Humas Polres Bungo Luruskan Informasi, Kematian Pemuda di Jalinsum Bungo Masih Didalami, Belum Ada Bukti Korban Begal

LAMPUKUNING.ID, BUNGO – Beredarnya informasi di sejumlah media sosial dan media daring yang menyebut seorang pemuda di Kabupaten Bungo menjadi korban begal mendapat perhatian publik. Namun berdasarkan hasil penyelidikan awal dan laporan resmi kepolisian, hingga saat ini belum ditemukan bukti yang mengarah pada tindak pidana pembegalan.

Kasi Humas Iptu Bambang JM, mengungkapkan, Korban diketahui bernama Muhammad Andri Suhermanto (21), warga Desa Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bungo, korban diduga mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera KM 06, depan eks MTQ Lama, Desa Sungai Mengkuang, pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 01.10 WIB.

Dalam laporan resmi disebutkan bahwa sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 yang dikendarai korban diduga mengalami kecelakaan lalu lintas. Di lokasi kejadian, petugas menemukan sepeda motor korban beserta sejumlah petunjuk fisik yang mengarah pada peristiwa kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, Iptu Bambang JM, mengatakan pihaknya telah meminta keterangan saksi-saksi yang pertama kali menemukan korban, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi korban ke RSUD H. Hanafie Muara Bungo.

Hingga saat ini, penyidik belum menyimpulkan adanya unsur pembegalan maupun tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut serta pendalaman terhadap seluruh alat bukti yang ditemukan di lapangan.

Kasi Humas Polres Bungo Iptu Bambang JM, mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta menunggu hasil penyelidikan resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di tengah masyarakat.

“Apabila ada warga yang mengetahui atau melihat peristiwa tersebut, diharapkan segera memberikan informasi kepada Satlantas Polres Bungo untuk membantu proses pengungkapan perkara, ” Pinta Iptu Bambang JM.

“Dengan demikian, hingga saat ini status perkara masih dugaan kecelakaan lalu lintas, bukan perkara pembegalan sebagaimana informasi yang beredar. Kepolisian menegaskan seluruh perkembangan kasus akan disampaikan secara resmi setelah proses penyelidikan memperoleh bukti yang cukup,” Pungkas Iptu Bambang JM. (*)