Dari Pagi hingga Siang, Perairan Kuala Tungkal Diselimuti Kabut Asap Tebal, Warga Mulai Rasakan Dampaknya.

LAMPUKUNING.ID,TANJAB BARAT – Kabut asap kembali menyelimuti wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sejak pagi hingga siang hari, Senin (14/9/2026), kabut tampak cukup pekat menutupi kawasan perairan Sungai Pengabuan, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Sehingga mengurangi jarak pandang masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai. Pantauan di lapangan menunjukkan, hutan yang berada di seberang Sungai Pengabuan terlihat samar akibat tertutup lapisan kabut asap.

Meski demikian, aktivitas masyarakat, termasuk transportasi sungai, nelayan, pengendara, hingga warga yang beraktivitas di kawasan Waterfront City (WFC) Kuala Tungkal, serta pelabuhan penyeberangan Roro Kuala Tungkal dan Pelabuhan LLASDP masih berlangsung seperti biasa dengan kewaspadaan lebih tinggi.

Sejumlah warga mengaku kondisi kabut asap kali ini lebih pekat dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Mereka berharap hujan yang sempat mengguyur wilayah tersebut dapat segera diikuti dengan membaiknya kualitas udara.

“Dari kemarin siang sudah parah kabut asapnya, padahal sebelumnya sempat hujan,” ujar salah seorang warga.

Dampak kabut asap juga mulai dirasakan oleh masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Fitriansyah, seorang pengemudi ojek motor di kawasan WFC Kuala Tungkal, mengaku mengalami gangguan kesehatan ringan saat bekerja.

Menurutnya, mata terasa perih dan pernapasan menjadi lebih berat ketika berada di jalan dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut membuatnya berharap kabut asap segera berkurang agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.

“Kalau sedang narik ojek, mata terasa perih dan napas juga agak sesak. Semoga kabut asap ini cepat hilang,” ungkapnya.

Meningkatnya kabut asap ini kembali menjadi perhatian masyarakat, mengingat dalam beberapa pekan terakhir sejumlah wilayah di Tanjung Jabung Barat masih menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi menurunkan kualitas udara.

Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak serta menggunakan masker saat beraktivitas guna meminimalkan dampak paparan kabut asap terhadap kesehatan. (LK10)