Bupati Anwar Sadat Lantik 10 Pejabat Manajerial, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah untuk Melayani Masyarakat.

TANJAB BARAT, LAMPUKUNING.ID – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan. Sebanyak 10 pejabat manajerial resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dalam prosesi yang berlangsung di Pola Utama Kantor Bupati, Jumat (6/11/2026).

Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan efektivitas kinerja aparatur, sekaligus mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa rotasi dan pengangkatan pejabat bukan sekadar pengisian jabatan ataupun promosi karier. Lebih dari itu, pelantikan merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus dijawab dengan dedikasi, integritas, serta tanggung jawab penuh.

“Jabatan adalah amanah, bukan hak. Semakin tinggi jabatan yang diemban, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Kepercayaan ini harus dibuktikan melalui kinerja, bukan sekadar kewenangan,” tegas Bupati.

Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami tugas pokok dan fungsi jabatan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, aparatur pemerintah dituntut tidak hanya menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga mampu menjadi motor perubahan yang melahirkan solusi atas berbagai persoalan pelayanan publik.

“Jangan hanya bekerja secara rutinitas. Jadilah pemimpin yang mampu menciptakan terobosan, mempercepat pelayanan, dan membawa perubahan positif bagi organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan perhatian khusus kepada dua jabatan strategis yang baru diisi, yakni Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda serta Direktur RSUD Suryah Khairuddin.

Kepada Kepala Bagian PBJ, Bupati mengingatkan agar seluruh proses pengadaan barang dan jasa dijalankan secara transparan, akuntabel, efisien, profesional, dan sepenuhnya berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, sektor pengadaan merupakan salah satu bidang yang memiliki tingkat risiko tinggi sehingga membutuhkan pejabat yang tidak hanya menguasai regulasi, tetapi juga memiliki integritas yang tidak mudah dipengaruhi kepentingan apa pun.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan harus berlangsung secara terbuka, objektif, kompetitif, bebas konflik kepentingan, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

“Saya tidak ingin ada pejabat yang bermain-main dengan kewenangan pengadaan. Jangan hanya mengejar penyerapan anggaran, tetapi pastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, kepada Direktur RSUD Suryah Khairuddin yang baru, Bupati menaruh harapan besar agar rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah rumah sakit tidak hanya diukur dari besarnya pendapatan atau megahnya fasilitas, melainkan dari kepuasan pasien, keselamatan pelayanan, serta tingkat kepercayaan masyarakat.

Bupati meminta agar pelayanan kesehatan diberikan secara cepat, ramah, profesional, adil, dan tanpa diskriminasi. Selain itu, disiplin tenaga kesehatan, ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan, tenaga medis, hingga koordinasi dengan BPJS Kesehatan harus terus diperkuat.

Direktur RSUD juga diminta membuka ruang evaluasi terhadap berbagai keluhan masyarakat dan menjadikan setiap kritik sebagai bahan untuk meningkatkan mutu pelayanan.

“Saya ingin RSUD Suryah Khairuddin menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Tanjung Jabung Barat, dengan pelayanan yang semakin berkualitas, modern, dan mampu bersaing dengan fasilitas kesehatan lainnya,” ungkap Bupati.

Menutup arahannya, Bupati Anwar Sadat mengingatkan bahwa keberhasilan seorang pejabat bukanlah hasil kerja individu semata, melainkan lahir dari kekompakan tim dan sinergi antarperangkat daerah.

Ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik mampu membangun kolaborasi yang solid, menjaga loyalitas terhadap organisasi, serta menjadikan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Adapun 10 pejabat manajerial yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Tanjung Jabung Barat Nomor 541/KEP.BUP/BKPSDM/2026 tentang Mutasi dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yaitu:

1. Junaidi, S.E., M.M. – Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
2. Marhalim, S.E. – Sekretaris Camat Bram Itam.
3. Rengga Sekarsari, S.P. – Kepala Bidang Perdagangan dan Pasar Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan.
4. Doriswandi, S.E. – Sekretaris Camat Tungkal Ilir.
5. Solekah, S.E. – Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial dan Jaminan Perlindungan Sosial Dinas Sosial.
6. Rita Marlia, S.Farm., Apt., M.M. – Direktur RSUD Suryah Khairuddin.
7. Bahrul Hidayah, S.E. – Kepala Bidang Penyuluhan, Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan dan Peternakan.
8. Siti Arfah, S.E. – Kepala Seksi Keuangan RSUD KH Daud Arif.
9. Baya, S.KM. – Kepala Seksi Penunjang Non Medik RSUD KH Daud Arif.
10. Ns. Yenni Sartika, S.Kep. – Kepala Seksi Keperawatan RSUD KH Daud Arif.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hermansyah, S.STP., M.H., Staf Ahli Bidang Pemerintahan Drs. H. M. Yunus, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, serta para tamu undangan.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap lahir semangat baru dalam birokrasi untuk menghadirkan pemerintahan yang semakin profesional, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berkualitas demi terwujudnya Tanjung Jabung Barat yang maju, sejahtera, religius, dan Berkah Madani. (LK10)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan