Kasus covid-19 di Provinsi Jambi Terus Meningkat

Kasus covid-19 di Provinsi Jambi Terus Meningkat
Jubir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jambi, Johansyah

JAMBI – Kasus covid-19 di Provinsi Jambi terus meningkat. Ini karena tingginya intensitas tracing dan traking yang dilakukan dengan baik. Kemudian, adanya permintaan dari kelembagaan untuk rapid test dan swab.

“Karena banyaknya permintaan maka kita langsung mengupayakan pemeriksaan, artinya kita bisa meminimalisir penyebaran covid-19 di di Provinsi Jambi,” kata Sudirman Sekda Provinsi Jambi, Kamis (3/12)

Meningkatnya jumlah kasus di Provinsi Jambi juga disebabkan karena saat ini alat untuk pemeriksaan telah mewadahi, sehingga penanganan covid-19 di Provinsi Jambi dapat dilakukan dengan cepat. Salah satunya yakni di RSUD Raden Mattaher Jambi, RS Bratanata, BPOM Provinsi Jambi dan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

“M banyak yang kita periksa, maka bisa semakin banyak pula yang terdeteksi atau terpapar covid-19,” tambahnya.

Meski demikian, masyarakat juga tak boleh menganggap remeh penyebaran kasus covid-19 di Provinsi Jambi. Pasalnya saat ini ada 94 orang yang baru saja dinyatakan positif covid-19. Sehingga jumlah pasien covid-19 di Provinsi Jambi mencapai 2.168 kasus.

Juru Bicara penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansah mengatakan, untuk pasien yang terpapat positif covid-19 tersebut dari masyarakat yang melakukan swab mandiri, kemudian juga ada yang tertular dari pasien lainnya bahkan ada yang demam dengan hilangnya indera perasa serta indera penciuman.

Untuk pasien yang dinyatakan positif tersebut ada di Kabupaten Muarojambi sebanyak 25 orang, Kota Sungai Penuh sebanyak 6 orang, Kota Jambi sebanyak 27 orang, Kabupaten Bungo sebanyak 11 orang, Kabupaten Batanghari 8 orang.

Selanjutnya, Kabupaten Tebo terdapat 6 orang, Kabupaten Tanjab Barat sebanyak 6 orang, Kabupaten Tanjab Timur satu orang dan Kabupaten Kerinci ada 4 orang.

masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan covid-19, diantaranya yakni menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan saat melakukan aktivitas di luar rumah dengan sabun.

Sementara itu, untuk saat ini juga terdapat 22 pasien yang dinyatakan sembuh. Sehingga total pasien sembuh saat ini sebanyak 1.467 orang. Sehingga untuk jumlah yang dirawat saat ini mencapai 662 orang. “Untuk pasien yang baru saja sembuh ini langsung kita pulangkan ke rumahnya,” tambahnya.

Untuk pasien sembuh ini ada di Kabupaten Batanghari sebanyak 4 orang, kemudian di Kabupaten Muarojambi sebanyak 2 orang, Kabupaten Kerinci satu orang, Kabupaten Bungo sebanyak 8 orang dan Kota Jambi sebanyak 7 orang.

Lanjutnya, untuk saat ini Johasyah menyebutkan juga terdapat 2 orang yang meninggal dunia, sehingga pasien covid-19 yang meninggal saat ini mencapai 39 orang. “Jangan sampai kita sepelekan kasus covid-19, karena ini memang benar-benar ada,” ungkapnya.

Kemudian, 96 swab yang belum dikeluarkan oleh Kemenkes. Selanjutnya, 112 suspek di Provinsi Jambi. 39 pasien yang meninggal dunia.(*)