Pelaku Penyerangan Bripka Ridho Residivis Teroris, Kapolda : Masih Kita Dalami

Pelaku Penyerangan Bripka Ridho Residivis Teroris, Kapolda : Masih Kita Dalami
Tersangka MI yang menyerang Bripka Ridho, Jumat (04/06/2021)

LAMPUKUNING.ID–MI alias Umar Khalid (34), warga Jalan Komplek Villa Tanjung Harapan Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni,Kota Palembang, merupakan pelaku penyerangan Bripka Ridho Oktonardo di pos jaga Jalan Angkatan 66 Palembang .

Dilansir dari palpos.id, berdasarkan data yang didapat Palpos.Id, MI merupakan residivis kasus teroris pada tahun 2013 Kwitang Jakarta. Saat diamankan, polisi menyita satu baju gamis warna coklat merek Istanbul, tiga senjata tajam bergagang plastik warna coklat dengan panjang +- 20 cm dan 1 Hp Samsung warna putih.

Sementara, kronologis penikaman berawal saat pelaku berpura-pura menanyakan alamat kepada Bripka Ridho Oktonardo yang merupakan anggota Satlantas Polrestabes Palembang, Jumat (4/6).

Saat itu, Bripka Ridho bersama rekan dinasnya Bripka Aprizonda melaksanakan tugas di Pos Polantas Simpang Sekip Ujung, Jalan Basuki Rahmat, Palembang.

Selanjutnya, setelah membantu masyarakat mendorong mobil mogok jenis Yaris warna hitam yang berhenti dan mengganggu arus lalu lintas di depan pos tersebut, Bripka Ridho kembali ke pos polisi untuk beristirahat.

Sementara rekan korban pergi sebentar untuk membeli minuman.  Tidak berapa lama datang pelaku yang pada awalnya bertanya  Jalan Demang Lebar. Pada saat korban menjelaskan, pelaku mencabut pisau dari balik pinggang dan menyerang korban pada bagian leher, bahu dan tangan.

Akhirnya antara korban dan pelaku bergumul hingga pisau terlepas. Korban pun teriak- teriak sambil memegang pelaku. Tidak berapa lama datang bantuan dari masyarakat dan mengamankan pelaku.

Untuk korban sendiri pergi ke rumah sakit terdekat yakni Rumah Sakit Hermina, lalu dirujuk ke Rumah Sakit M Hasan Bhayangkara Palembang.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri kepada wartawan di RS M Hasan Bhayangkara saat membesuk korban mengaku masih mendalami semua informasi identitas pelaku penyerangan anggota Satlantas Polrestabes Palembang tersebut.

Begitu juga ketika ditanya apakah pelaku mantan napi teroris, lagi-lagi Kapolda belum bisa memastikan karena akan didalami lebih lanjut. (*)

Sumber :palpos.id