Pengangkatan Tumor Payudara Gratis Berkat JKN-KIS

Pengangkatan Tumor Payudara Gratis Berkat JKN-KIS

LAMPUKUNING.ID, BUNGO – Reni Mawarni (24) adalah perempuan yang beralamat di Dusun Pedukun Kecamatan Tanah Tumbuh Kabupaten Bungo. Mawar sapaan akrabnya adalah salah satu peserta Program JKN-KIS yang sudah merasakan manfaat dari Program tersebut. Mawar terdaftar dalam segmen kepesertaan peserta Penerima Upah (PPU). Ia adalah salah satu karyawan sebuah perusahan swasta di Kabupaten Bungo.

Beberapa waktu lalu, Mawar pernah menjalani operasi pengangkatan tumor payudara dibagian payudara kirinya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Hanafie di Kabupaten Bungo.

“Awalnya saya sudah tau, ada benjolan seperti itu hanya saja saya mikir itu hanyalah benjolan biasa. Untuk cerita ke orang tua juga malu, jadi saya abaikan saja. Namun, lama kelamaan benjolan itu tetap ada saya beranikan cerita ke orang tua saya. Setelah cek ke dokter, disarankan untuk operasi pengangkatan benjolan tersebut,” cerita Mawar pada Jum’at,(06/08).

Mendengar hasil pemeriksaan dokter dan harus dioperasi, Mawar langsung berfikir pastilah biaya yang akan ditanggung sangat besar, belum lagi Ia harus menyiapkan mental untuk menjalani operasi diusia yang masih sangat muda.

“Setelah dibilang dokter harus dioperasi, sudah terbayang pasti biayanya sangat mahal. Tapi beruntung saya sudah memiliki JKN-KIS yang sudah ditanggung kantor, kartunya aktif dan saya bisa menggunakan layanan kesehatan dengan lancar,” kata Mawar.

Berkat dorongan dari orang tua dan konsultasi dengan pihak rumah sakit, akhirnya Mawar memberanikan diri melawan penyakitnya itu. Akhirnya Mawar menjalani operasi pengangakan tumor di payudara kirinya.

“Alhamdulillah, benjolannya sudah berhasil diangkat dan operasi kemarin berjalan dengan lancar. Saya makin senang itu adalah biaya perawatannya semua gratis, karena kan pakai JKN-KIS. Jadi memang tidak ada biaya sama sekali sampai saya keluar rumah sakit, tentu ini sangat membantu orang tua saya tidak kesusahan mengeluarkan biaya operasi perawatan saya,” kata dia.(*)