Gedung Instalasi Farmasi Rumah Sakit H Hanafie Diresmikan

 

Gedung Instalasi Farmasi Rumah Sakit H Hanafie Diresmikan
Bupati H Mashuri menandatangani prasasti yang disaksikan Dirut RS H Hanafie, dr Mardiah

LAMPUKUNING.ID, BUNGO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Hanafie Muara Bungo terus berbenah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebuah gedung Farmasi yang dibangun pada tahun 2018 telah diresmikan Bupati Bungo H Mashuri, Kamis (21/03).

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati H Mashuri dan pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Hj Verwaty Mashuri.

Gedung Instalasi Farmasi Rumah Sakit H Hanafie Diresmikan
Pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Bungo, Hj Verawaty didampingi Bupati Bungo dan Ketua GOW Nining Wilasari serta Dirut RS H Hanafie, dr Mardiah

Hadir pada kesempatan tersebut Dandim 0416/Bute Wahyu HS, Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit H Hanafie,  dr Mardiah, Ketua GOW Nining Wilasari, Anggota DPRD Bungo, Kepala OPD, Unsur Forkompimda se-Kabupaten Bungo dan para tamu undangan.

Bupati Mashuri mengucapkan selamat atas diresmikannya gedung farmasi tersebut. Ia berharap gedung baru itu dapat mempermudah pelayanan kefarmasian kepada masyarakat. Rumah Sakit H Hanafie sebagai rujukan tipe B, kata bupati tentunya masih banyak yang perlu dibenahi.

Gedung Instalasi Farmasi Rumah Sakit H Hanafie Diresmikan
Bupati Mashuri mengecek ruangan farmasi

” Mari kita sama-sama menjaga agar gedung ini bisa bertahan lama, dan ke depannya pelayanan di RSUD ini semakin baik karena bila dibandingkan RSUD lainnya di provibsi Jambi, RSUD kabupaten Bungo merupakan Rumah Sakit yang termasuk sudah cukup lengkap,” ujarnya.

Sementara itu Dirut RSUD H Hanafie, dr Mardiah mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Bungo. Gedung tersebut dibangun dengan anggaran sekitar Rp 7 miliar yang diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Gedung Instalasi Farmasi Rumah Sakit H Hanafie Diresmikan
Foto bersama usai peresmian

Meskipun sudah selesai dibangun, ia merasa masih memiliki PR termasuk untuk melengkapi alat kesehatan (alkes).

“Berdasarkan evaluasi untuk rumah sakit, kita baru mencapai 33,7 persen. Ke depan, secara simultan alkes maupun gedung harus kita kejarkan,” tutupnya.

Usai diresmikan Bupati beserta jajaran lainnya mengecek ruangan dan fasilitas gedung Instalasi Farmasi tersebut. (Red/Adv)