LAMPUKUNING.ID, TANJAB BARAT – Musibah kebakaran kembali mengguncang Kota Kuala Tungkal. Belum genap sepekan sejak insiden kebakaran sebelumnya, kobaran api kembali melanda kawasan padat penduduk saat warga tengah menunaikan ibadah Sholat Jumat, Jumat (23/10/2026).
Peristiwa terjadi di Jalan Namira RT 10, Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah bangunan di kawasan permukiman yang saling berdempetan.
Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, ini merupakan kejadian kebakaran kedua yang terjadi di Kota Kuala Tungkal. Rentetan musibah tersebut kembali menjadi perhatian masyarakat, mengingat sebagian besar lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk yang rawan terhadap penyebaran api.
Ketua RT 10 Jalan Namira, Andi, mengatakan dirinya bersama warga baru mengetahui adanya kebakaran setelah selesai melaksanakan Sholat Jumat. Saat keluar dari masjid, ia melihat kepulan asap hitam membumbung tinggi disertai kobaran api yang sudah membesar.
“Kami baru tahu setelah selesai Sholat Jumat. Kami kaget melihat warga sudah ramai dan mobil pemadam kebakaran datang. Saat kami melihat ke atas, asap sudah sangat tebal dan api sudah membesar. Ternyata telah terjadi kebakaran,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya delapan unit rumah terdampak dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, enam rumah mengalami kerusakan berat, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan ringan, termasuk beberapa unit rumah bedeng.
“Total ada delapan rumah yang terdampak. Enam rumah rusak berat, dua rumah rusak ringan, termasuk beberapa bedeng,” tambahnya.
Andi berharap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat segera menambah fasilitas hidran atau sumber air di kawasan padat penduduk. Menurutnya, keterbatasan pasokan air masih menjadi kendala utama yang kerap memperlambat proses pemadaman saat kebakaran terjadi.
“Kami berharap pemerintah dapat menyediakan hidran atau sumber air di kawasan ini. Hampir setiap terjadi kebakaran, petugas selalu terkendala karena sulit mendapatkan pasokan air untuk memadamkan api,” harapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun total kerugian yang ditimbulkan. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
(LK10)











