40 Hari Wafatnya KH Hasan Basri, Bupati Anwar Sadat: Tanjab Barat Kehilangan Sosok Guru dan Penuntun.

LAMPUKUNING.ID,TANJAB BARAT– Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti peringatan 40 hari wafatnya ulama kharismatik KH. Hasan Basri bin Sahari, yang digelar di Pondok Pesantren As Syatibi, Desa Tungkal I, Sabtu (04/04).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Walimah Safar Haji H. Zakaria Ansori serta Halal Bihalal ini menjadi momen refleksi sekaligus penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum dalam membimbing umat.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat menyampaikan duka mendalam. Ia menegaskan, kepergian almarhum bukan hanya kehilangan bagi masyarakat, tetapi juga bagi dirinya secara pribadi.

“Kehadiran saya di sini bukan sekadar sebagai bupati, melainkan sebagai bagian dari keluarga yang sangat kehilangan sosok guru dan penasihat,” ungkapnya dengan penuh emosional.

Menurutnya, almarhum KH Hasan Basri merupakan figur sentral yang tak tergantikan. Sosoknya dikenal tidak hanya sebagai ulama, tetapi juga pembimbing yang selalu hadir dalam berbagai kegiatan keagamaan dan pemerintahan.

Sejak menjabat pada 2021, Bupati mengungkapkan bahwa almarhum hampir tak pernah absen dalam kegiatan keagamaan yang digelar pemerintah daerah. Hal ini menjadi bukti nyata dedikasi dan komitmen beliau dalam membina umat di Tanjab Barat.

“Beliau adalah alim ulama yang istiqamah. Perannya sebagai guru, penasihat, dan penuntun umat sangat terasa hingga hari ini,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan almarhum, agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, serta ilmu yang telah diwariskan menjadi amal jariyah yang tak terputus.

Ia turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada almarhum beserta keluarga.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa almarhum dimakamkan di kawasan pemakaman khusus bagi para tuan guru—sebuah bentuk penghargaan atas jasa besar mereka dalam mendidik dan membimbing masyarakat.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum doa bersama bagi H. Zakaria Ansori yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Bupati berharap perjalanan ibadah tersebut berjalan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur.

“Semoga keberangkatan ini membawa keberkahan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga untuk daerah kita tercinta,” tutupnya.

Acara semakin khidmat dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Fachrudin Nur, serta dihadiri unsur Forkopimcam, alim ulama, tokoh masyarakat, dan keluarga besar almarhum. (LK10)