LAMPUKUNING.ID,JAKARTA– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memperkuat kolaborasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama pengelolaan retribusi daerah di Pelabuhan Penyeberangan Kuala Tungkal.
Kesepakatan tersebut ditandatangani dalam Signing Ceremony yang berlangsung di Kantor Pusat PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi tonggak penting dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan operator penyeberangan nasional guna mewujudkan tata kelola retribusi pelabuhan yang lebih tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tanjung Jabung Barat bersama Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Perhubungan. Dari pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), turut hadir Eksekutif Direktur Regional 1 Arif Eko Kusni, Group Head Bisnis Pelabuhan dan Penunjang Yudha Imanuel Osvaldo Pangabean, serta Ali Tamher dari Departemen Bisnis Regional 1.
Dalam sambutannya, Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan apresiasi atas komitmen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang terus menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mendukung pengelolaan Pelabuhan Penyeberangan Kuala Tungkal.
Menurut Bupati, kerja sama tersebut bukan hanya sebatas penandatanganan dokumen, melainkan langkah nyata untuk menghadirkan sistem pengelolaan retribusi yang lebih efektif sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.
“MoU ini bukan sekadar memenuhi aspek administratif, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menciptakan tata kelola yang lebih baik, lebih tertib, sekaligus meningkatkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pelabuhan Penyeberangan Kuala Tungkal,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, keberadaan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Kuala Tungkal diharapkan tidak hanya memperkuat layanan transportasi penyeberangan, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis dalam menggali potensi ekonomi daerah melalui pengelolaan pelabuhan yang semakin optimal.
Bupati juga menekankan pentingnya membangun kesamaan visi antara pemerintah daerah dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) agar implementasi kerja sama dapat berjalan efektif, saling mendukung, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap sinergi yang telah dibangun ini dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaannya berjalan sesuai regulasi dan mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah,” tambahnya.
Melalui nota kesepahaman tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkomitmen memperkuat koordinasi dalam pengelolaan retribusi di Pelabuhan Penyeberangan Kuala Tungkal.
Selain menjadi salah satu upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, kerja sama ini juga diharapkan mampu menghadirkan sistem pengelolaan pelabuhan yang lebih profesional, akuntabel, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat konektivitas wilayah, mengoptimalkan potensi daerah, dan mendukung pembangunan sektor transportasi penyeberangan yang berkelanjutan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (LK10)












